harapkan

TEMA KGPM YESUS KRISTUS DALAM KEBANGSAAN, KEBANGSAAN DALAM YESUS KRISTUS -- TEMA PGI : TUHAN ITU BAIK KEPADA SEMUA ORANG (Mazmur 145:9a) -- HARAPKAN YANG TERBAIK DARI TUHAN DAN LAKUKAN YANG TERBAIK DARI TUHAN -- BY CHRIST FOR CHRIST

Galery of Mesias

Kgpm_Mesias_Ranomut's  album on Photobucket

Selasa, 14 Agustus 2012

Cerita Sekolah Minggu -- Harumnya Kasih

HARUMNYA KASIH
1 Petrus 2:24-25


Si kecil Danu tinggal dekat sebuah danaau kecil. Danau itu menjadi sumber penghidupan penduduk desanya. Ikan-ikan berkeriapan disana, hingga danau ini menjadi kebanggan desanya. Danau ini jiuga dikelilingi oleh bukit yang indah dan pepohonan yang hijau, membuat setiap pengunjungnya merasa nyaman.



Pada suatu hari Danu melihat bunga-bunga di atas danau. ”Alangkah manisnya bunga-bunga itu” kata Danu. ”Saya akan memetiknya untuk bapak dan Ibu. ” Danu tidak mengetahui bahwa bunga-bunga itu berbau tidak enak. Tidak ada orang yang mau memetik dan menaruh bunga-bunga itu di dalam rumah. Malahan bunga itu berduri! Astaga ! Tangan Danu berdarah! ”Aduuuuh!” Danu menjerit. Tetapi...apakah Danu berhenti memetik bunganya? Ternyata tidak! Danu tetap memetik bunga itu. ”Satu...dua...tiga....empat...”(Menghitung dengan jari). Danu memetik empat bunga untuk keluarganya. Iapun tersenyum puas, karena ia berhasil memeti empat warna dari bunga itu. (Menanyakan  warna apa saja yang diketahui adik-adik).

Ketika Danu membawa bunga-bunga itu pada ibunya, ibunya berkata :”Terimakasih Danu. Kau sangat baik.” Tetapi kakak perempuannya berkata ”Bunga-bunga itu baunya tidak enak sekali. Ibu tidak akan menaruhnya di dalam rumah, bukankah begitu ibu?” Ibunya berkata ”Baunya harum bagi ibu, karena aku mencium kasih anakku di dalamnya”.

Danu begitu gembira dan ia memeluk ibunya. Adik-adik, apakah benar ibu Danu mencium kasih? Dapatkah seseorang mencium  kasih? Itu tidak benar. Tetapi apa maksud ibu Danu? Sekalipun baunya tidak enak, dia menyukai bunga-bunga itu karena bunga-bunga itu menyatakan padanya bahwa Danu begitu mengasihinya.
Yesus Kristuspun mengasihi kita dan memberikan dirinya sendiri untuk kita sebagai suatu persembahan dan korban bagi Tuhan, suatu persembahan yang harum. Apabila kita mengikuti Yesus dan mengasihi Yesus dengan mengasihi sesama, maka bagi Allah kita adalah persembahan Kristus yang harum. Nah adik-adik maukah kita menjadi persembahan yang berbauh harum bagi Tuhan?

Tanggapan rohani :
1. Bagaimana bau bunga yang dipetik Danu?
2. Mengapa ibu Danu tetap menerima bunga itu?
Nas Hafalan : Ibrani 5:7a



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar